Pandemi COVID-19, Kesempatan untuk Merumuskan Kembali Makna Pendidikan

Lama baca: 1 menit

Wakil Ketua Komisi X DPR RI Agustina Wilujeng Pramestuti menyampaikan, momentum darurat karena pandemi korona alias COVID-19 ini bisa dimanfaatkan Kementerian Pendidikan & Kebudayaan (Kemdikbud) untuk kembali meredefinisi pendidikan.

Hal itu dikatakan Agustina dalam Rapat Kerja dengan Mendikbud via konferensi video baru-baru ini. Ia mengingatkan kembali empat pilar pendidikan yang ditetapkan UNESCO. Empat pilar itu bisa diterapkan dalam redefinisi pendidikan oleh Kemdikbud.

“Keempat pilar itu adalah learning to know (belajar untuk menguasai), learning to do (belajar untuk menerapkan), learning to live together (belajar untuk dapat hidup bersama), dan learning to be (belajar untuk menjadi),” ujar Agustina.

Agustina pun menyatakan, Ditjen Kebudayaan juga bisa menghadirkan program yang mendorong budaya positif di dunia pendidikan di tengah pandemi ini.

“Ditjen Kebudayaan, mungkin bisa menghadirkan program yang mendorong budaya bersih, budaya tertib, dan budaya kemandirian,” saran dia.

DIkutip dari: Gesuri.id