Apa yang Terjadi Bila Tubuh Kebanyakan Micin?

MSG (Monosodium Glutamat) atau di masyarakat Indonesia dikenal dengan sebutan micin adalah penyedap rasa berbentuk serbuk yang ditambahkan saat makanan dimasak.  Penggunaan MSG pada makanan masih jadi perdebatan karena MSG dipercaya memiliki efek negatif bagi kesehatan diantaranya bisa menyebabkan kerusakan syaraf dan membuat anak menjadi bodoh.

“Itu hanya mitos,” tegas dr. Donny M. Shalahuddin seorang praktisi medis sekaligus pendiri World White Foundation & Jakarta Exclusive Group.

Menurut dr. Donny, mitos bahwa MSG menyebabkan kebodohan dan kerusakan syaraf dimulai tahun 1968 ketika dr. Robert Ho Man Kwok asal Inggris menulis jurnal. Dalam jurnal tersebut dr. Kwok menuliskan gejala-gejala antara lain kepala pening seperti tertarik, kesemutan, dan rasa tidak nyaman setelah makan di sebuah restoran China.

Di kemudian hari, gejala yang dirasakan dr. Kwok disebut sebagai Chinese Restaurant Syndrome.

“Dan ternyata tidak semua orang mengalami hal yang sama,” tegas dr. Donny. “Chinese Restaurant Syndrome adalah reaksi sensitivitas orang-orang tertentu terhadap zat-zat tertentu, sama seperti sebagian orang yang alergi susu akan mengalami diare atau yang alergi udang akan mengalami gatal-gatal.  Bagi yang tidak alergi, tidak akan mengalami reaksi itu.”

Apa yang Menyebabkan Alergi?

Dr. Donny menjelaskan bahwa glutamatlah yang menyebabkan terjadinya reaksi tersebut.

“Bahan penyusun MSG hanya tiga; monosodium, glutamat, dan air.”

dr. Donny M. Shalahuddin

Monosodium dalam MSG berfungsi mengikat glutamat supaya berbentuk serbuk, sedang glutamat sendiri adalah asam amino pembentuk protein yang sangat diperlukan tubuh. Tubuh justru sangat memerlukan asupan glutamat setiap hari. Adapun bila asupan glutamat berlebih, tubuh mampu membuangnya lewat urine.

“Beberapa bahan makanan seperti keju, susu, gandum, tebu, lobak, dan ikan diketahui mengandung banyak glutamat.  Karena itu orang-orang yang alergi MSG juga akan mengalami reaksi yang sama begitu mengkonsumsi bahan-bahan makanan tadi,” pungkas dr. Donny.

-EH-

Tinggalkan komentar