Apa itu Radang Sendi. Foto Getty Images

Apa itu Radang Sendi & Osteoarthritis?

Lama baca: 2 menit

Apakah sendi Anda sering terasa nyeri, kaku, dan bengkak? Hati-hati, bisa jadi itu merupakan gejala radang sendi.

Sendi adalah area tubuh dimana dua tulang yang berbeda bertemu. Di tubuh kita, sendi berfungsi menggerakkan bagian-bagian tubuh yang dihubungkan oleh tulang-tulangnya.

Menurut dr. Donny M. Shalahuddin dalam artikelnya, gejala-gejala pada sendi seperti nyeri, kaku, bengkak, kemerahan, dan berkurangnya jarak langkah adalah tanda arthritis.

“Arthritis adalah kelainan sendi yang meliputi peradangan,” terang praktisi medis sekaligus pendiri White World Foundation tersebut. “Arthritis secara harafiah berarti peradangan dari satu atau lebih sendi.”

gambar di atas menjelaskan perbedaan antara sendi yang sehat (kiri) dan sendi yang terkena peradangan

Dari gambar di atas terlihat bahwa pada sendi yang sehat, ada ruang antara kedua tulang. Ruang tersebut berisi cairan (fluid) lubrikan. Pada sendi yang terkena peradangan terlihat kedua tulang bertemu. Pertemuan kedua tulang itulah yang menimbulkan rasa nyeri.

Apa itu Osteoarthritis?

Osteoarthtitis peradangan kronis pada sendi akibat kerusakan pada tulang rawan. Osteoarthritis adalah jenis arthritis (peradangan sendi) yang paling sering terjadi. Kondisi ini menyebabkan sendi-sendi terasa sakit, kaku, dan bengkak.

Seiring usia, pada orang berusia lanjut akan terjadi kerusakan pada tulang rawan (kartilago sendi). Kerusakan itu mengakibatkan gerakan sendi tidak lagi mulus karena ujung-ujung tulang bertemu dan bergesekan satu sama lain.

kerusakan pada tulang rawan (kartilago) sendi akan mengakibatkan ujung-ujung tulang bertemu dan bergesekan satu sama lain.

Kerusakan tulang rawan akan merangsang pertumbuhan tulang baru di dalam sendi, dikenal dengan istilah osteofit. Dengan adanya osteofit, nyeri akan bertambah parah dan tentu saja aktivitas terganggu.

“Selain usia, ada faktor lain yang mempercepat proses kerusakan (tulang) yaitu infeksi, trauma, aktivitas yang tinggi, atau berat badan berlebih,” jelas dr. Donny.

Mitos yang Keliru Seputar Radang Sendi

Hingga saat ini di masyarakat masih berkembang mitos yang keliru seputar radang sendi antara lain:

  1. Sering mandi malam di usia muda akan memicu rematik di usia tua.
  2. Makan kangkung atau bayam akan menyebabkan rematik.
  3. Semua penyakit rematik disebabkan oleh asam urat.
  4. Rematik adalah penyakit tulang.
  5. Rematik hanya mengincar lansia.
  6. Rematik adalah penyakit keturunan.

Mitos-mitos tersebut tentu harus diluruskan agar pencegahan dan penanganan bisa dilakukan dengan tepat.

-EH-